- Back to Home »
- Cerita teka teki
Posted by : Unknown
Sunday, 19 October 2014
malam
itu Nia mendengar berita yang mengejutkan. salah seorang kakak
laki-lakinya, Ronald, meninggal dunia karena kecelakaan. mobil yang
dikendarainya bersama saudara kembarnya, Billy, menabrak pohon. Billy
hidup, namun Ronald tidak bisa diselamatkan nyawanya.
Pemakaman diselenggarakan pada keesokan harinya. semua keluarga yang menghadiri pemakaman itu nampak sangat sedih. terlebih Billy. sebagai sepasang saudara kembar, tentu mereka sangatlah dekat. Dari kejauhan, Nia melihat seorang laki-laki sedang mencoba menghibur Billy. Laki-laki itu, menurut Nia, sungguhlah tampan, tetapi dia tidak mengenal siapa lelaki itu. Ia hanya bisa mengasumsikan bahwa laki-laki itu adalah sahabat baik Billy dan Ronald. Ketika pemakaman selesai, Nia mencari-cari lelaki itu, ingin berkenalan. tetapi ternyata lelaki itu sudah hilang, barangkali pulang. Agak menyesal karena tidak sempat berkenalan dengan cowok ganteng, Nia akhirnya mengkuti keluarganya ke mobil.
seminggu kemudian, Billy meninggal dunia karena keracunan makananJawaban : Sebenarnya ini tes psikopat, cuma dirubah aja pemerannya (beneran ada lho test kayak gini)
Aku berada di sebuah stasiun, duduk di bangku dan menunggu kedatangan kereta. Tak lama kemudian, seorang wanita yang sedang menggendong bayi di dadanya duduk di sebelahku. Aku melihat ke wajah bayi yang manis itu . Wanita itu menyadari aku melihat bayinya dan tersenyum kepadaku.
"Bayi anda imut sekali," kataku
Dia tertawa dan menjawab "Ini bukan bayi, tapi tas"
Dia memutar bayi itu, melepas pakaian pada bayi itu dan menunjukkan res sletting di perut bayi itu. Aku sadar bahwa mata bayi itu terlihat seperti terbuat dari kaca.
"Wow" kataku, " Itu tampak sangat realistis!"
"Ya, aku tahu itu," dia menjawab dengan seyuman." Membutuhkan kerja keras untuk membuat ini. Ini juga menyita banyak waktu. Tapi itu tidak apa-apa bagiku, karena aku benci untuk membuang benda sia-sia. aku suka daur ulang"
Kemudian kereta berhenti. Dia pun berdiri dan menaiki kereta tersebut. Aku sangat ingin menaiki kereta yang sama dengannya, tapi itu bukan kereta ke tempat yang kutuju. Lalu aku duduk kaku dan melihat kereta pergi menjauh.
JAwaban :
Wanita itu benci membuang benda yang nggak berguna, dan lebih suka daur ulang.
Bayi itu sebenarnya bayi manusia asli, dan dijadiin tas sama si wanita itu.
Mungkin hasil aborsi? wkwkwkwk
namaku mark, aku seorang pekerja kantoran. belum lama ini aku pindah kesebuah apartemen. tempat ini hanya memiliki enam lantai, sepuluh kamar setiap lantai. uniknya, nomor kamar selalu diawali dengan angka yang menunjukan lantai kamar. beberapa hari ini, aku tidak dapat tidur nyenyak. selalu dengan alasan yang sama, suara bising laki laki dan perempuan dari kamar tepat diatas kamarku. dari suara bising mereka, aku tahu kalau mereka bertengkar, meskipun aku tidak tahu apa yang mereka ocehkan. suara si pria selalu lantang dan membentak. sementara suara si wanita melengking seakan tidak mau kalah.
sudah 3 hari berturut-turut mereka begitu terus termasuk hari ini. hingga akhirnya kuputuskan mengambil sapu dan membenturkan ujung gagangnya ke langit-langit kamarku sembari berteriak, "jangan berisik!, tidak semua orang mau mendengar ocehan kalian!, beberapa orang harus bangun pagi-pagi sekali!". tidak berapa lama, akhirnya mereka diam. kukira mereka tidak akan mengulangi ini lagi. tapi aku salah, esoknya mereka kembali ribut. malah lebih keras dari sebelumnya. dengan kesal, kuulangi lagi hal yang sama dengan kemarin. anehnya, suara mereka langsung hilang, tidak seperti kemarin. akhirnya kuputuskan tidur. ketika aku baru terbaring, terdengar suara pistol 3 kali dari atas, kemudian terdengar suara laki-laki itu berteriak dari kamarnya. "jangan pernah menyuruhku diam, atau aku juga akan menembakmu seperti istriku!".
tidak memakan waktu lama, aku langsung mengambil ponselku dan menelpon penjaga apartemen. aku menjelaskan semuanya dengan panik. Betapa kecewanya aku, ketika sang induk semang hanya menjawab, " anda dari kamar 605?, tidurlah pak, anda hanya mimpi buruk". jawaban :
Mark tinggal di apartemen berlantai 6.
Mark tidur di kamar 605, berarti di kamar nomor 5, lantai 6.
Nah lho, katanya dia denger suara dari lantai atas, padahal apartemen itu kan cuma 6 lantai, dan dia di lantai teratas.
Siapakah pasangan suami istri itu?
Pagi ini hari yang sangat cerah. Burung-burung bernyanyi saling bersahutan. Aku sangat menikmati sinar mentari yang menerpa wajahku karena disini matahari sangat jarang terlihat. Aku duduk di ruang tamu yang menghadap jendela apartemen. Kuraih pancake hangat yang baru saja kumasak sebagai sarapan pagi. Tatkala itu kulihat Mrs. Brown melambaikan tangan ke arahku. Ah, senangnya hati ini melihat dia dengan riang gembira beraktivitas sehari-hari. Padahal beberapa hari ini anaknya mengatakan kalau dirinya sedang sakit keras. Tapi ya sudahlah, barangkali sakit yang dideritanya sudah hilang.
Hari menjelang siang dan ini sudah waktunya untuk pergi ke kantor. Aku bersiap-siap untuk turun menuruni lift apartemen menuju tempat pemberhentian bus. Tatkala itu aku mendapat kejutan informasi bahwasanya Mrs. Brown yang periang itu telah meninggal. Sontak aku berpikir, bukankah tadi Mrs Brown baru saja kulihat?! Lantas tadi yang menyapaku siapa?!.
jawaban :
Sekilas, cerita ini cuma kayak cerita horor biasa
Tapi ternyata ada rahasia lagi di dalamnya 
"Aku bersiap-siap untuk turun menuruni lift apartemen menuju tempat
pemberhentian bus." <<<< Berarti si "Aku" tinggal di lantai
atas donk 
Tapi pas si "Aku" lagi duduk di ruang tamu sambil ngeliat jendela, dia ngelihat Mrs.Brown lambai in tangan ke arah dia 
Harusnya dari situ dia udah bisa ngerasain kejanggalan, mana ada
orang yang bisa melayang di depan jendela apartemen, dengan ketinggian
seperti itu? 
Salt Lake, merupakan tempat yang menawarkan keindahan alam yang sangat menakjubkan. Ini ditandai dengan banyaknya pengunjung yang datang silih berganti untuk menikmati keindahannya. Disamping itu, tempat ini menawarkan lokasi perburuan di zona area khusus. Aku dan pacarku mampir untuk ikut memeriahkan musim berburu. Kami berkenalan dengan Sherif penjaga hutan. Mr. Brown namanya beserta asistennya. Mereka cukup profesional di bidangnya. Akhirnya perburuan pun dimulai. Aku dan pacarku sungguh sangat menikmati perburuan ini tapi sayangnya kami jadi lupa waktu hingga kemalaman. Untunglah kami bertemu Mr.Brown dan asistennya. Kami diijinkan menginap sehari di rumahnya.
Rumah Mr.Brown cukup besar untuk profesi sekelas Sherif hutan. Akhirnya kami tahu bahwa dia mewarisi sejumlah kekayaan dari orangtuanya sehingga dia bisa memiliki rumah sebesar itu. "Tidak heran!" gumamku. Dia juga rupanya hobi berburu. Hal ini bisa dilihat dari koleksi-koleksi kepala binatang yang nangkring di dinding. "Saya sudah berkeliling dunia berburu segala jenis binatang buruan" katanya. Suatu ketika pacar ku melihat ada 1 space dinding yang dibiarkan kosong. "Mr.Brown, kenapa yang ini diberi plat tapi tidak ada kepala buruannya?!" tanya pacarku. "Oh, ini adalah space spesial yang aku siapkan untuk perburuanku malam ini. Kebetulan malam ini ada sepasang buruan yang tersesat di hutan! Lumayan untuk menambah koleksi!" pintanya. "Oh, wah kami bisa ikut kan?!" tanya pacarku antusias dengan mata berbinar. "Tentu saja, bahkan sekarang pun aku sudah melihatnya!!"
Jawaban :
Gila banget si Mr.Brown, masa mau koleksi kepala manusia? 
Lebih gilanya lagi, kepala manusia yang mau dikoleksi itu adalah kepala si "Aku" dan pacarnya!
Hari ini suasana kota sedang ramai, tidak seperti biasanya. Menurutku, ini kejadian yang sangat luar biasa. Orang-orang berkumpul di suatu tempat. Hey, bukankah itu Fred, George dan Ginny?! kenapa mereka tidak ke sekolah. Aku rasa ini sekarang bukannya jam pulang. Ada juga Mr dan Mrs.Brown. Mereka tampaknya sibuk untuk menelepon seseorang. Entahlah, aku pun juga tidak peduli. Sekonyong-konyong Ambulan dan mobil Polisi pun tiba. Benar kan, ini pasti ada acara khusus. Sayup-sayup kudengar rintihan tangisan dari kerumunan itu. Suaranya terdengar cukup familiar bagiku. Hal ini tentu saja cukup menggelitik rasa ingin tahuku, ada apa sih sebenarnya. Lalu akupun mendekati kerumunan itu. Aku langsung terjerembab ke belakang melihat kondisi sebenarnya. Aku tidak ingin mempercayai apa yang baru saja kulihat. Aku melihat sesosok tubuh berdarah dengan wajah hancur tak bersisa. Dia mungkin jatuh dari ketinggian apartemen di sebelahnya. Tapi kenapa pacarku dan ibuku menangis meraung-raung disekitar tubuh itu?! dan kenapa setiap orang seakan tidak menyadari aku ada disamping mereka?! ini merupakan hari yang paling membingungkan dalam hidupku!!
Jawaban :
Udah jelas banget nih, si "Aku" adalah mayat dengan wajah hancur itu, tapi arwahnya belum sadar kalau dia udah mati 
Sepertinya bunuh diri / kecelakaan.
Mr.Brown adalah seorang dokter di RS St.Victoria. Dia bekerja di divisi UGD yang menangani pasien-pasien yang membutuhkan pertolongan secepatnya. Hari ini adalah hari Natal dan dia berencana untuk merayakan dengan pacarnya. Sayangnya, sang pacar sudah merencanakan jauh hari untuk merayakan hari Natal dengan keluarganya. Dan yang lebih apesnya lagi, malam ini mendapat shift jaga. Rumah sakit tempat dia bekerja merupakan rumah sakit yang sering menjadi rujukan apabila ada kasus yang mendesak. Malam ini sudah tidak terhitung berapa banyak operasi gawat darurat yang dilakukannya. Ini membuatnya cukup capek dan agak tidak konsentrasi.
Pagi ini sudah selesai dia melakukan jaga shift, sekalian melakukan check up rutin terhadap beberapa pasien yang ditanganinya. Ketika sampai di apartemen dia mngecek beberapa peralatan pribadinya. "Hey, dimana salah satu gunting bedahku?" gumamnya. Kalau tidak salah aku menggunakan benda itu untuk mengoperasi beberapa pasien tadi malam. "Hah, hari ini merupakan hari yang suram!!" dan dia tidak mengingat barang yang hilang itu lagi. Tanggal 31 Desember, Mr.Brown berlibur ke Alaska. Dia sudah mengajukan cuti beberapa tahun sebelumnya dan dikabulkan oleh Direktur RS. "Hari ini merupakan hari pergantian tahun. Aku tidak mau mengurusi segala tetek bengek urusan RS untuk sementara. Kalau perlu, aku akan menonaktifkan seluruh telepon selular yang kumiliki" gumamnya. Tok..tok..tok.. suara pintu hotel tempatnya menginap diketuk seseorang. "ah ini pasti Roomboy yang membawakan makanan pesananku" katanya. Perkiraannya meleset, bukannya makanan yang dibawa tapi sekotak kecil dihiasi dengan pita berwarna ungu. Sembari mengucapkan terima kasih, Mr.Brown pun menutup kembali pintu hotel tempat dia menginap. Dia berasumsi ini kado pasti diberikan oleh pacarnya karena merasa tidak enak hati. Dengan semangat dibukanya kado tersebut dan "VOILA", isinya adalah benda yang beberapa hari yang lalu sempat hilang. Dia pun bingung, siapa yang mengirimkannya, padahal dia hanya memberitahu akan cuti sementara dan tidak ada info kemana dia akan berlibur. Peristiwa ini sampai sekarang selalu mengusik pikirannya. Beberapa orang di RS dan kenalannya tidak ada yang merasa mengirim sesuatu pada tanggal tersebut. Lantas siapa?! Jawaban :
Masih agak bingung sama yang ini
aku berjalan menuju sebuah bangunan tua di kota kelahiran ku
tempat itu lah yang terakhir ku kunjungi bersama mantan pacarku 3 tahun lalu sebelum kepindahan ku
tidak banyak yang berubah dari bangunan ini tetep kokoh
Dari kejauhan dapat kulihat beberapa penjaga tampak berkeliling.
sempat terpikir oleh ku untuk membatalkan niat ku memasuki bangunan itu.
dengan nekat aku memutukan untuk menyelinap kedalam nya, dan berhasil
gedung ini dulu nya memang bebas untuk dimasuki, namun tepat setelah kepindahakan ku tempat itu ditutup karena sebuah insiden.
---
setelah puas menjelajahi setaiap sudut ruangan yang ada di gedung itu,
aku memutuskan untuk keluar sebelum ada penjaga yang memergokiku.
namun saat akan keluar, aku merasa ada seorang penjaga yang memperhatikan ku dari kejauhan,
aku memutuskan untuk mempercepat langkahku untuk segera keluar dari dalam gedung.
aku merasa lega saat kulihat dia memalingkan muka seakan tidak peduli dengan diriku , lega rasanya aku bisa bernostalgia dengan masa laluku Jawaban :
Umur adik perempuanku 12 tahun sekarang. Kemarin pagi, saat kedua orang tuaku pergi aku menyuruhnya menjemur pakaian yg telah kucuci. Semua pakaian sudah kucuci malam sebelumnya, kecuali baju2 lengan panjang. Sehabis menjemur, ia langsung pamit untuk bermain di rumah teman. Sorenya aku pergi ke pengajian, tapi celakanya tidak ada satupun baju yang cocok di lemariku. Aku teringat pada baju yg dijemur adikku. Dengan segera aku mengambil dan menyetrikanya, lalu memakainya. Setelah mengancing lengannya aku pergi. Pintu rumah kukunci dan kuncinya ku titipkan pada tetangga. Lalu aku meng sms orangtua dan adikku soal kepergianku dan letak kunci rumah. Dan kemudian aku berangkat ke pengajian.
jawaban :
Pemakaman diselenggarakan pada keesokan harinya. semua keluarga yang menghadiri pemakaman itu nampak sangat sedih. terlebih Billy. sebagai sepasang saudara kembar, tentu mereka sangatlah dekat. Dari kejauhan, Nia melihat seorang laki-laki sedang mencoba menghibur Billy. Laki-laki itu, menurut Nia, sungguhlah tampan, tetapi dia tidak mengenal siapa lelaki itu. Ia hanya bisa mengasumsikan bahwa laki-laki itu adalah sahabat baik Billy dan Ronald. Ketika pemakaman selesai, Nia mencari-cari lelaki itu, ingin berkenalan. tetapi ternyata lelaki itu sudah hilang, barangkali pulang. Agak menyesal karena tidak sempat berkenalan dengan cowok ganteng, Nia akhirnya mengkuti keluarganya ke mobil.
seminggu kemudian, Billy meninggal dunia karena keracunan makananJawaban : Sebenarnya ini tes psikopat, cuma dirubah aja pemerannya (beneran ada lho test kayak gini)
- Nia asumsiin kalau cowok ganteng itu temennya si Ronald & Billy.
- Nia naksir sama tuh cowok, pengen kenalan tapi nggak ketemu.
- Nia racunin si Billy, dengan harapan supaya cowok itu bisa datang lagi ke pemakaman si Billy (soalnya Nia berasumsi kalau cowok itu temennya Ronald & Billy)
Aku berada di sebuah stasiun, duduk di bangku dan menunggu kedatangan kereta. Tak lama kemudian, seorang wanita yang sedang menggendong bayi di dadanya duduk di sebelahku. Aku melihat ke wajah bayi yang manis itu . Wanita itu menyadari aku melihat bayinya dan tersenyum kepadaku.
"Bayi anda imut sekali," kataku
Dia tertawa dan menjawab "Ini bukan bayi, tapi tas"
Dia memutar bayi itu, melepas pakaian pada bayi itu dan menunjukkan res sletting di perut bayi itu. Aku sadar bahwa mata bayi itu terlihat seperti terbuat dari kaca.
"Wow" kataku, " Itu tampak sangat realistis!"
"Ya, aku tahu itu," dia menjawab dengan seyuman." Membutuhkan kerja keras untuk membuat ini. Ini juga menyita banyak waktu. Tapi itu tidak apa-apa bagiku, karena aku benci untuk membuang benda sia-sia. aku suka daur ulang"
Kemudian kereta berhenti. Dia pun berdiri dan menaiki kereta tersebut. Aku sangat ingin menaiki kereta yang sama dengannya, tapi itu bukan kereta ke tempat yang kutuju. Lalu aku duduk kaku dan melihat kereta pergi menjauh.
JAwaban :
namaku mark, aku seorang pekerja kantoran. belum lama ini aku pindah kesebuah apartemen. tempat ini hanya memiliki enam lantai, sepuluh kamar setiap lantai. uniknya, nomor kamar selalu diawali dengan angka yang menunjukan lantai kamar. beberapa hari ini, aku tidak dapat tidur nyenyak. selalu dengan alasan yang sama, suara bising laki laki dan perempuan dari kamar tepat diatas kamarku. dari suara bising mereka, aku tahu kalau mereka bertengkar, meskipun aku tidak tahu apa yang mereka ocehkan. suara si pria selalu lantang dan membentak. sementara suara si wanita melengking seakan tidak mau kalah.
sudah 3 hari berturut-turut mereka begitu terus termasuk hari ini. hingga akhirnya kuputuskan mengambil sapu dan membenturkan ujung gagangnya ke langit-langit kamarku sembari berteriak, "jangan berisik!, tidak semua orang mau mendengar ocehan kalian!, beberapa orang harus bangun pagi-pagi sekali!". tidak berapa lama, akhirnya mereka diam. kukira mereka tidak akan mengulangi ini lagi. tapi aku salah, esoknya mereka kembali ribut. malah lebih keras dari sebelumnya. dengan kesal, kuulangi lagi hal yang sama dengan kemarin. anehnya, suara mereka langsung hilang, tidak seperti kemarin. akhirnya kuputuskan tidur. ketika aku baru terbaring, terdengar suara pistol 3 kali dari atas, kemudian terdengar suara laki-laki itu berteriak dari kamarnya. "jangan pernah menyuruhku diam, atau aku juga akan menembakmu seperti istriku!".
tidak memakan waktu lama, aku langsung mengambil ponselku dan menelpon penjaga apartemen. aku menjelaskan semuanya dengan panik. Betapa kecewanya aku, ketika sang induk semang hanya menjawab, " anda dari kamar 605?, tidurlah pak, anda hanya mimpi buruk". jawaban :
Pagi ini hari yang sangat cerah. Burung-burung bernyanyi saling bersahutan. Aku sangat menikmati sinar mentari yang menerpa wajahku karena disini matahari sangat jarang terlihat. Aku duduk di ruang tamu yang menghadap jendela apartemen. Kuraih pancake hangat yang baru saja kumasak sebagai sarapan pagi. Tatkala itu kulihat Mrs. Brown melambaikan tangan ke arahku. Ah, senangnya hati ini melihat dia dengan riang gembira beraktivitas sehari-hari. Padahal beberapa hari ini anaknya mengatakan kalau dirinya sedang sakit keras. Tapi ya sudahlah, barangkali sakit yang dideritanya sudah hilang.
Hari menjelang siang dan ini sudah waktunya untuk pergi ke kantor. Aku bersiap-siap untuk turun menuruni lift apartemen menuju tempat pemberhentian bus. Tatkala itu aku mendapat kejutan informasi bahwasanya Mrs. Brown yang periang itu telah meninggal. Sontak aku berpikir, bukankah tadi Mrs Brown baru saja kulihat?! Lantas tadi yang menyapaku siapa?!.
jawaban :
Salt Lake, merupakan tempat yang menawarkan keindahan alam yang sangat menakjubkan. Ini ditandai dengan banyaknya pengunjung yang datang silih berganti untuk menikmati keindahannya. Disamping itu, tempat ini menawarkan lokasi perburuan di zona area khusus. Aku dan pacarku mampir untuk ikut memeriahkan musim berburu. Kami berkenalan dengan Sherif penjaga hutan. Mr. Brown namanya beserta asistennya. Mereka cukup profesional di bidangnya. Akhirnya perburuan pun dimulai. Aku dan pacarku sungguh sangat menikmati perburuan ini tapi sayangnya kami jadi lupa waktu hingga kemalaman. Untunglah kami bertemu Mr.Brown dan asistennya. Kami diijinkan menginap sehari di rumahnya.
Rumah Mr.Brown cukup besar untuk profesi sekelas Sherif hutan. Akhirnya kami tahu bahwa dia mewarisi sejumlah kekayaan dari orangtuanya sehingga dia bisa memiliki rumah sebesar itu. "Tidak heran!" gumamku. Dia juga rupanya hobi berburu. Hal ini bisa dilihat dari koleksi-koleksi kepala binatang yang nangkring di dinding. "Saya sudah berkeliling dunia berburu segala jenis binatang buruan" katanya. Suatu ketika pacar ku melihat ada 1 space dinding yang dibiarkan kosong. "Mr.Brown, kenapa yang ini diberi plat tapi tidak ada kepala buruannya?!" tanya pacarku. "Oh, ini adalah space spesial yang aku siapkan untuk perburuanku malam ini. Kebetulan malam ini ada sepasang buruan yang tersesat di hutan! Lumayan untuk menambah koleksi!" pintanya. "Oh, wah kami bisa ikut kan?!" tanya pacarku antusias dengan mata berbinar. "Tentu saja, bahkan sekarang pun aku sudah melihatnya!!"
Jawaban :
Hari ini suasana kota sedang ramai, tidak seperti biasanya. Menurutku, ini kejadian yang sangat luar biasa. Orang-orang berkumpul di suatu tempat. Hey, bukankah itu Fred, George dan Ginny?! kenapa mereka tidak ke sekolah. Aku rasa ini sekarang bukannya jam pulang. Ada juga Mr dan Mrs.Brown. Mereka tampaknya sibuk untuk menelepon seseorang. Entahlah, aku pun juga tidak peduli. Sekonyong-konyong Ambulan dan mobil Polisi pun tiba. Benar kan, ini pasti ada acara khusus. Sayup-sayup kudengar rintihan tangisan dari kerumunan itu. Suaranya terdengar cukup familiar bagiku. Hal ini tentu saja cukup menggelitik rasa ingin tahuku, ada apa sih sebenarnya. Lalu akupun mendekati kerumunan itu. Aku langsung terjerembab ke belakang melihat kondisi sebenarnya. Aku tidak ingin mempercayai apa yang baru saja kulihat. Aku melihat sesosok tubuh berdarah dengan wajah hancur tak bersisa. Dia mungkin jatuh dari ketinggian apartemen di sebelahnya. Tapi kenapa pacarku dan ibuku menangis meraung-raung disekitar tubuh itu?! dan kenapa setiap orang seakan tidak menyadari aku ada disamping mereka?! ini merupakan hari yang paling membingungkan dalam hidupku!!
Jawaban :
Mr.Brown adalah seorang dokter di RS St.Victoria. Dia bekerja di divisi UGD yang menangani pasien-pasien yang membutuhkan pertolongan secepatnya. Hari ini adalah hari Natal dan dia berencana untuk merayakan dengan pacarnya. Sayangnya, sang pacar sudah merencanakan jauh hari untuk merayakan hari Natal dengan keluarganya. Dan yang lebih apesnya lagi, malam ini mendapat shift jaga. Rumah sakit tempat dia bekerja merupakan rumah sakit yang sering menjadi rujukan apabila ada kasus yang mendesak. Malam ini sudah tidak terhitung berapa banyak operasi gawat darurat yang dilakukannya. Ini membuatnya cukup capek dan agak tidak konsentrasi.
Pagi ini sudah selesai dia melakukan jaga shift, sekalian melakukan check up rutin terhadap beberapa pasien yang ditanganinya. Ketika sampai di apartemen dia mngecek beberapa peralatan pribadinya. "Hey, dimana salah satu gunting bedahku?" gumamnya. Kalau tidak salah aku menggunakan benda itu untuk mengoperasi beberapa pasien tadi malam. "Hah, hari ini merupakan hari yang suram!!" dan dia tidak mengingat barang yang hilang itu lagi. Tanggal 31 Desember, Mr.Brown berlibur ke Alaska. Dia sudah mengajukan cuti beberapa tahun sebelumnya dan dikabulkan oleh Direktur RS. "Hari ini merupakan hari pergantian tahun. Aku tidak mau mengurusi segala tetek bengek urusan RS untuk sementara. Kalau perlu, aku akan menonaktifkan seluruh telepon selular yang kumiliki" gumamnya. Tok..tok..tok.. suara pintu hotel tempatnya menginap diketuk seseorang. "ah ini pasti Roomboy yang membawakan makanan pesananku" katanya. Perkiraannya meleset, bukannya makanan yang dibawa tapi sekotak kecil dihiasi dengan pita berwarna ungu. Sembari mengucapkan terima kasih, Mr.Brown pun menutup kembali pintu hotel tempat dia menginap. Dia berasumsi ini kado pasti diberikan oleh pacarnya karena merasa tidak enak hati. Dengan semangat dibukanya kado tersebut dan "VOILA", isinya adalah benda yang beberapa hari yang lalu sempat hilang. Dia pun bingung, siapa yang mengirimkannya, padahal dia hanya memberitahu akan cuti sementara dan tidak ada info kemana dia akan berlibur. Peristiwa ini sampai sekarang selalu mengusik pikirannya. Beberapa orang di RS dan kenalannya tidak ada yang merasa mengirim sesuatu pada tanggal tersebut. Lantas siapa?! Jawaban :
Masih agak bingung sama yang ini
- Si Mr.Brown kecapekan gara-gara banyak operasi di malam Natal itu.
- Gara-gara kecapean, gunting bedah nya ketinggalan di dalam salah satu pasien yang dioperasi sama si Mr.Brown.
- Asumsi gw, pasien yang jadi korban malpraktek Mr.Brown itu
meninggal, trus arwahnya ngembaliin gunting bedah punya Mr.Brown itu
(dendam arwah karena malpraktek)
*yang ini asumsi absurd doank*
aku berjalan menuju sebuah bangunan tua di kota kelahiran ku
tempat itu lah yang terakhir ku kunjungi bersama mantan pacarku 3 tahun lalu sebelum kepindahan ku
tidak banyak yang berubah dari bangunan ini tetep kokoh
Dari kejauhan dapat kulihat beberapa penjaga tampak berkeliling.
sempat terpikir oleh ku untuk membatalkan niat ku memasuki bangunan itu.
dengan nekat aku memutukan untuk menyelinap kedalam nya, dan berhasil
gedung ini dulu nya memang bebas untuk dimasuki, namun tepat setelah kepindahakan ku tempat itu ditutup karena sebuah insiden.
---
setelah puas menjelajahi setaiap sudut ruangan yang ada di gedung itu,
aku memutuskan untuk keluar sebelum ada penjaga yang memergokiku.
namun saat akan keluar, aku merasa ada seorang penjaga yang memperhatikan ku dari kejauhan,
aku memutuskan untuk mempercepat langkahku untuk segera keluar dari dalam gedung.
aku merasa lega saat kulihat dia memalingkan muka seakan tidak peduli dengan diriku , lega rasanya aku bisa bernostalgia dengan masa laluku Jawaban :
- Si "Aku" adalah arwah, dengan kata lain udah mati
- "....namun tepat setelah kepindahakan ku tempat itu ditutup karena sebuah insiden." <<< [setelah kepindahanku] di sini mungkin berarti kalau si "Aku" sudah pindah ke alam lain / Keluarga si "Aku" pindah ke kota lain karena insiden ini.
- Insiden yang dimaksud itu mungkin si "Aku" dibunuh sama mantan pacarnya di bangunan tua itu.
Umur adik perempuanku 12 tahun sekarang. Kemarin pagi, saat kedua orang tuaku pergi aku menyuruhnya menjemur pakaian yg telah kucuci. Semua pakaian sudah kucuci malam sebelumnya, kecuali baju2 lengan panjang. Sehabis menjemur, ia langsung pamit untuk bermain di rumah teman. Sorenya aku pergi ke pengajian, tapi celakanya tidak ada satupun baju yang cocok di lemariku. Aku teringat pada baju yg dijemur adikku. Dengan segera aku mengambil dan menyetrikanya, lalu memakainya. Setelah mengancing lengannya aku pergi. Pintu rumah kukunci dan kuncinya ku titipkan pada tetangga. Lalu aku meng sms orangtua dan adikku soal kepergianku dan letak kunci rumah. Dan kemudian aku berangkat ke pengajian.
jawaban :
- Semua pakaian udah dicuci sama si "Aku", kecuali baju-baju lengan panjang.
- "Dengan segera aku mengambil dan menyetrikanya, lalu memakainya.
Setelah mengancing lengannya aku pergi." <<< Lho? Koq ada
mengancing lengan? Berarti lengan panjang donk?
- Siapa tuh yang nyuci baju lengan panjang itu?
- Versi alternatifnya, baju siapakah yang dipakai?